Sabtu, 22 Agustus 2009

Karimun jawa part 2


Kebetulan aku masih bisa bernafas, kebetulan aku masih bisa berjalan, kebetulan aku masih diberi kesehatan, kebetulan aku dapat mengucap hamdalah, dan kebetulan aku bisa pergi ke Karimun jawa. Setahun yang lalu aku menginjakkan kaki disana, dan sekarang aku kembali kesana. Untuk sebuah pendewasaan diri dan menikmati keindahan. Semua yang serba kebetulan, dan semua yang sudah ditakdirkan.


KARIMUN JAWA
Karimun jawa sendiri merupakan sebuah kepulauan kecil yang terletak di jawa tengah. Dengan perjalanan kurang lebih 6 jam menggunakan kapal muria yang berangkat dari Jepara. Sebenarnya untuk pergi kesana ada beberapa alternatif. Menggunakan kapal cepat, kapal lambat dan pesawat terbang. Untuk kapal lambat sendiri, berangkat seminggu 2 kali. Hari rabu berangkat dari jepara, kamis kembali dari karimun jawa, sabtu berangkat lagi ke karimun jawa dan senin kembali berangkat dari karimun jawa dan begitu seterusnya. Sedang pada kapal cepat dari pelabuhan Tanjung mas Semarang, berangkat hari sabtu dan kembali Minggu. Untuk pesawat terbang, saya sendiri semakin tidak paham. Karena kenayakan disana yang tinggal di kura- kura resort, tempat bule dan orang kaya berkumpul.

MENGENAI KEINDAHAN DAN PERJALAN YANG MURAH
“Bukan berbagi nasib, karena nasib kepunyaan masing-masing”
Kadang sebuah perjalanan yang tidak pernah kita datangi akan mendatangkan sebuah pertanyaan. Berapa uang yang akan kita keluarkan untuk sebuah perjalanan wisata. Terlalu banyak paket, terlalu banyak biaya, terlalu banyak pikiran, akan semakin kita membuat ragu langkah kita.

Rincian paket adventure ke karimun jawa:
Harga kapal lambat dari pantai kartini jepara untuk kelas ekonomi Rp 30.000 Sedang pada eksekutif berkisar Rp 60.000 sampai Rp 90.000. ( menurut saya pribadi, di eksekutif tidak begitu enak. AC dan ruang yang tak bisa memandang lautan menjadi membosankan karena butuh waktu perjalan yang lama. Tetapi tempat duduk yang empuk bisa jadi alasan anda memilih itu. Bila anda mabuk, cukup tidur saja. Semua terserah anda. )

Apabila sampeyan mabuk dan merasa mual untuk sebuah perjalan. Ada baiknya anda tidur dulu di Karimun jawa. Sebagai catatan, karimun jawa itu merupakan suatu pusat kota. Belum ada pantai yang putih dan karang yang indah. Karena karimun jawa merupakan sebuah kepulauan,jadi untuk ke pantai atau (pulo sebutan orang karimun) dibutuhkan jasa penyewaan kapal.
Kembali ke topik, di sana banyak hotel dan home stay. Untuk yang relatip biasa berkisar Rp 90.000 sampai Rp 120.000 Per malam. Bukan bermaksut promosi tapi ada baikanya anda menginap di hamfah saja. Harga Rp 90.000 Per orang, termasuk jasa menginap dan makan 3 kali. Anda bisa beristirahat semalam dan besok berkeliling. Kalau anda berpikir “ waduh nunggu kapal kan lama, sedang uang pas-pasan jadi kalo nginep di situ trus kan jadi susah.” Anda tak perlu khawatir, kan anda bisa menginap di pulau – pulau yang indah.

Untuk penyewaan kapal sendiri, 1 kapal dihargai kisaran Rp 250.000, bisa diisi 10 orang kok. Biasanya rutenya Tanjung gelam, pulau menjangan kecil dan menjangan besar ( melihat penangkaran hiu dan tukik ( anak penyu). Tapi lagi-lagi bukan berpromosi. Bahwa dinyatakan setiap kapal walau harga kapal mungkin sama tapi fasilitas yang di dapatkan berbeda. Untuk kapal milik mas antok dan mas kun mereka berbeda ( bersaudara). Apabila kalian menyewa kapalnya, anda akan dipandu snorkling ( pakai life jacket bila tidak mahir berenang), dan anda dipancingkan ikan untuk santap makan siang di pantai yang indah setelah puas berenang.

Untuk temen-temen yang ngirit biaya dan bawa peralatan tenda, kalau pengen ditinggal nge camp di menjangan kecil boleh kok. Biasanya tiap orang dikenai uang Rp 10.000, soale ada air bersih di pulau itu yang bisa digunakan untuk mandi dll. Nyanti di tepi panti maaaaaaaaaan.


UNTUK YANG LEBIH
Lebih disini selalu punya banyak makna. Lebih uang, lebih waktu yang digunakan untuk nyantai dan lebih berani mabuk( mabuk opo). Perjalanan menarik lainnya kita berkeliling dan berenang di Pulau sisi timur dengan rute Pulau sintong, Pulau Tengah dan pulau kecil. Mungkin waktu perjalan yang lama membuat harga ke pulau ini lebih mahal. 1 jam perjalanan dari karimun jawa dengan harga Rp 400.000. Berenang, bakar ikan, atau mau bikin tenda (yang berminat) bisa kita lakukan. Kalo temen-temen pengen bikin tenda, saya sarankan di pulau cilik saja. Karena depanyya dikit anda berenang dan bisa melihat karang yang indah, juga melihat kumpulan ikan berdansa. Yang suka ikan nemo kebetulan disana ada kok.


Semua pilihan tergantung anda.
“mari berbagi”

Jumat, 24 Juli 2009

Mengenang damai


Untuk nada pagi yang kau sisipkan dalam harapan.


Entah kenapa aku memaksakan pikiranmu harus sama dengan pikiranku. Hatimu sebagian dari hatiku, dan sifatmu menjadi satu dengan kepribadianku. Berharap kita adalah bintang jatuh itu, yang selalu menjatuhkan sebuah harapan demi mengejar cita. Masih ingat bukan? Saat hari pertama kita datang dalam sebuah keajaiban. Bagaimana sang waktu yang bekerja sama dengan jarak untuk mengelabui kita. Bagaimana aku terbaring lemah tanpa daya walau sekedar berjalan keluar. Iya..Kebetulan aku sedang sakit. Kebetulan aku tidak dapat masuk sekolah. Kebetulan ada dirimu. Kebetulan ada sebuah pertemanan. Kebetulan ada pendaftaraan Kuliah negeri. Kebetulan aku di terima. Dan segala kebetulan bernama kodrat.

Hingga aku berada disini. Ladang ilmu yang seharusnya dapat kupetik. Tentang apa penamaan dari sebuah cita-cita yang beriringan dengan proses. Apa itu sebuah pertemanan yang membingungkan apakah bernama kesuksesan atau menjatuhkan. Aku terlalu lama disini, sampai tersadar aku tidur terlalu lama atau bangun terlalu lama.

Hingga suatu kehilangan mengingatkan aku. Bahwa kehidupan tak pernah ada tanpa kita mensyukurinya. Tentang rasa syukurku yang dari lama tak pernah tergugah. Rasa nikmat yang disajikan dalam paket kesehatan, ketenangan, rasa memiliki, kemampuan dan sejuta lebih rasa yang tak pernah tergambar. Aku lama menyiakan.

Bagaimana kita mencipta dosa lebih dari semua kemudahan. Sepuluh menit bersujud selalu lama dibanding dua jam bergejolak dengan nafsu. Satu ayat akan tetap sulit dibanding air damai. Percayalah hingga hidupmu yang tak berguna akan memaksakan jasad dan jiwamu bergejolak. Aku ingin hidup normal. Dalam damaimu setiap pagi. Dalam serpih nafas kebesaranMU. Setidaknya aku belajar untuk memulai dari awal. Menjemput damaiku sendiri.



Sabtu, 18 Juli 2009

"Arahan kerja para teroris"


Jumat 17 Juli kemarin bangsa kita diberi kado istimewa dari para teroris. Sebuah bom yang meledak pada hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Mungkin itu bukan pertama kalinya bagi kita, tapi tersadar dari itu semua bom tersebut merupakan bom yang sangat disesalkan banyak pihak terutama penulis gendeng dalam blog ini. Bagaimana tidak, padahal tanggal 20 Juli besok tim besar sekelas manchaster united akan menjajal rumput stadion gelora Bung Karno melawan PSSI selection. Even yang sangat jarang ditemui dalam kurun 34 tahun lebih.

Banyak penilaian yang dapat diambil dari peristiwa tersebut. Tentang bagaimana keluh para pembeli tiket atau tentang kesah bagi panitia lomba yang jelas-jelas merugi besar. Bayangkan saja berapa banyak warga pribumi yang antusias terhadap kedatangan mereka. Dan berapa banyak rupiah yang dinanti dalam pertandingan tersebut. Tapi apapun itu yang dapat dibicarakan tak pernah berhenti. Sekarang yang kita butuhkan cuma pemikiran, tentang kemungkinan apa yang membuat mereka begitu baik hati memberikan surprise kepada bangsa Indonesia.

Versi almarhum damai
Tiap apapun yang dilakukan dengan cinta pasti hasilnya sangat luar biasa. mungkin itu dasar pertama dalam keteguhan hati mereka. Cinta uang, agama, keluarga mungkin salah satu faktornya. Coba saja dipikir, kalo mungkin saja saat kecil mereka di didik untuk cinta Tuhan pasti mereka akan melakukan apa saja demi zat yang dicintainya. Dengan mati pun tidak jadi penghalang. Karena bagi mereka jasad dan jiwa tidaklah penting selain membahgiakan apa yang mereka cintai. Karena jihad sama dengan surga.

Cinta uang : Bagaimana bisa cinta uang, la wong motif pengeboman itu adalah bom bunuh diri. Kan mereka gag bisa menikmati hasilnya. Ya iyalah tapi dia kan punya keluarga, pacar, sahabat nenek, kakek atau mungkin pondok pesantren. Jadi paling tidak itu semua dapat dihidupi dengan uang. So sweet banget mati demi mereka.

Sudahlah, semua telah terjadi. Mari tarik nafas dalam- dalam untuk berdoa. Semoga yang ditinggal diberi ketabahan dan yang pergi diterima di sisinya. Next, semoga antisipasi lebih baik dari sekarang. GARUDA PANCASILA

"mungkin teman- teman punya opini yang lebih daripada tulisan tak bermartabat ini, apapun itu mari berbagi"
 

Best view with Mozilla Firefox